Kamis, 12 Desember 2013

Sahabat Tak Harus Memiliki ( #Episode 1 )



                                                                       Sahabat Tak Harus Memiliki
                                                                  (   #Episode 1 )
                                    




                   Pagi yang sangat tidak cerah ! Langit terlihat mendung,tanda-tanda akan turun hujan.Aku tidak suka suasana seperti ini.
 “Mungkin hari ini bukan hari yang menyenangkan “, kataku dalam hati .Meskipun  malas ,aku harus berangkat ke sekolah .Terdengan suara gemericik air di atap rumahku.Ibukumemberiku sebuah payung bewarna  seperti pelangi.Kubuka payungku dan aku berjalan langkah demi langkah untuk sampai ke sekolah.Sambil membawa sepatu dan tas dalam kantong plastic berwarna merah.Suasana jalanan masih tampak sepi.
                   Dan akhirnya aku sampai di depan gerbang sekolah .Teman-temanku terlihat basah kuyub , hanya aku saja yang masih terlihat rapi .
“Teeeeeeeeeddd….” .Terdengar bunyi bell yang begitu panjang ,bertanda kelas sudah dimulai .Aku berjalan menuju kelasku sambil membawa payung .Teman-teman  dan guru sudah memasuki kelas.
“Permisi Bu , maaf saya telat !”
“Tidak apa-apa ,silakan kamu duduk di tempatmu !”
Semua mata tertuju kepadaku , dan aku tidak berani melihatnya .Mata-mata itu memandangku begitu sinis.
 “Baru dua hari masuk , sudah telat !!”
Salah satu teman mencoba menyindirku dengan melontarkan kata tersebut .Sudah dua hari aku berada di sekolah ini .Ya, memang aku murid baru  di sekolah ini .Aku harus pindah dari sekolahku yang lama karena kepetingan keluarga , terutama ibuku .Tentunya sebagai murid baru alanagkah baiknya jika memiliki tepan yang banyak dan akrab , tetapi tidaj untukku .
                   Ketika jam istirahat ,seperti biasa aku duduk di kelas sendiri , tanpa seorang teman .Tiba-tiba seorang gadis cantik seumuran dengan ku datang menghampiriku.
“Hei Rory ?? Apakah kau tidak ingn pergi  istirahat denganku?”
Aku berfikir sejenak ,ternyata masih ada anak yang mau berteman denganku lagi.Wanita itu bernama Dinda.Ketika sedang asik berbincang – bincang datang seorang gadis gendut ,pedek , dan sedikit hitam yang berpenampilan norak dengan bandana hijau layaknya rumput di kepalanya .Mereka seperti genk-genk yang ad adi televise itu..Begitu aku tersenyum padanya,mereka malah memelototiku dengan matanya.Ika ,SIlvi,Yulinda,dan Sisi namanya .Mereka semua datang untuk mangajak Dinda bermain bersama .Aku hanya bisa terdiam melihat semua teman-temanku bermain bersama .
                             

                      Sepertinya mereka tidak menyukaiku .Dari pertama masuk aku sudah berfikir akan terjadi hal seperti ini.

0 komentar:

Posting Komentar